Adil Ka'Talino Bacuramin Ka'Saruga Basengat Ka'Jubata
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Seluruh warga Desa Kenaman yang saya cintai dan banggakan,
Pada hari yang penuh rahmat ini, kita kembali diingatkan pada perjuangan panjang dan air mata para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa raganya demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Hari ini, 17 Agustus 2026, kita bersama-sama memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Atas nama pribadi beserta seluruh jajaran Staf Pemerintahan Desa Kenaman, saya mengucapkan: Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81!
Usia 81 tahun adalah bukti kedewasaan dan ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa. Namun, di tengah semarak kemerdekaan tahun ini, hati kita sedang berduka dan diuji oleh keprihatinan yang mendalam. Di saat kita merayakan kebebasan di desa ini, saudara-saudara kita sesama anak bangsa sedang berjuang menghadapi ujian alam.
Baru saja pada 15 Agustus 2026 lalu, gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Musibah ini telah mengakibatkan duka mendalam dengan jatuhnya korban jiwa, rusaknya ribuan rumah, dan ribuan warga yang terpaksa bertahan di tempat pengungsian. Saat ini, pemerintah setempat telah memberlakukan masa tanggap darurat hingga 28 Agustus 2026.
Dari Desa Kenaman, mari kita sejenak menundukkan kepala. Kita panjatkan doa terbaik agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan, kesabaran, serta pemulihan yang lekas bagi para korban bencana di NTT maupun di seluruh wilayah Nusantara.
Bencana yang melanda negeri ini mengingatkan kita pada satu fondasi paling berharga dari kemerdekaan bangsa kita, yaitu Gotong Royong dan Persatuan. Para pendahulu kita dahulu mampu merdeka bukan karena senjata yang mewah, melainkan karena persatuan yang kokoh dari Sabang sampai Merauke yang tidak bisa dipecah belah oleh keadaan apa pun.
Di usia republik yang ke-81 ini, pahlawan di era modern tidak lagi mengangkat bambu runcing melawan penjajah. Pahlawan masa kini adalah mereka yang mau bahu-membahu menolong sesama, menjaga kelestarian dan kebersihan alam sekitar, serta membangun kepedulian sosial tanpa memandang latar belakang. Tantangan kita ke depan—baik itu mitigasi bencana, pemulihan ekonomi, maupun kemajuan desa kita tercinta—hanya bisa diselesaikan jika seluruh elemen warga Desa Kenaman terus bersatu padu.
Kemerdekaan sejati adalah ketika kita merdeka dari sikap acuh tak acuh dan egoisme diri. Mari kita jadikan momen perayaan kemerdekaan ke-81 ini sebagai titik tolak untuk mempererat empati sosial kita. Dimulai dari peduli terhadap tetangga terdekat di Desa Kenaman, hingga merentangkan tangan kepedulian untuk saudara sebangsa yang tertimpa musibah.
Semoga Desa Kenaman senantiasa aman, rukun, damai, dan semakin sejahtera, sejalan dengan cita-cita besar bangsa Indonesia untuk terus maju di tengah segala rintangan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
"Indonesia berdaulat, adil dan makmur"
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Salam hangat,
Bapak Aloysius
Kepala Desa Kenaman, beserta segenap Staf Pemerintahan Desa