Waga Desa Berakak Kec. Tayan mengalami Keracunan

Warga desa barakak yang masih dirawat intensip dirumah sakit akibat keracunan

KIM-DBTnews tv Desa Kenaman

Disaat musim kemarau memang merupakan momen yang sangat dinantikan bagi masyarakat untuk mencari ikan karena air mengalami penyurutan yang biasanya cukup signipikan, namun didalam hal mencari ikan tersebut kebanyakan para masyarakat khususnya daerah pedesaan selalu dengan jalan mudah seperti menuba padahal sangat bebrbahaya.

Seperti yang terjadi di Desa Barakak Kecamatan Tayan Kabupaten Sanggau belasan masyarakat diduga mengalami keracunan akibat olahan ikan pekasam (Permentasi) yang diperoleh dari hasil menuba disungai.

Peristiwa yang jarang terjadi sempat menghebohkan warga pada kamis, 04/03/2021 kurang lebih pukul 11.15 WIB dimana pada saat warga sedang bergotong royong panen padi diladang salah satu milik warga.

Ada 11 orang yang diduga mengalami keracunan seperti mual-mual,pusing dan muntah, kejadian tersebut bermula pada saat gotong royong panen padi diladang milik warga dan mereka sempat diduga sarapan pagi dengan lauk pekasam ikan yang mana ikan tersebut didapat dari hasil tuba atau racun disungai. Dan saat mereka sarapan ikan tersebut tidak dimasak (Mentah) mungkin saja ini salah satu penyebabnya.

Para korban sempat dilarikan ke Puskesmas SOSOK untuk mendapatkan perawatan serta menjalani pemeriksaan medis, dan sekarang kondisi mereka sudah membaik dan sudah pulang kerumah mereka masing-masing.

Peristiwa ini kemungkinan akibat kurangnya pengetahuan dalam pengunaan ragi permentasi yang diolah menjadi makanan sehingga menyebabkan makan yang tidak sehat dan dapat mengakibatkan keracunan.

Semoga peristiwa ini bisa menjadi pelajaran buat masyarakat baik yang mengambil ikan dengan tuba maupun didalam mengunakan ragi permentasi untuk mengolah makanan agar berhati-hati.

 

Jurnalis KIM-DBTnews tv desa kenaman@Karmila AP  

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan