PINTU MASUK PERBATASAN YANG SELALU DINANTIKAN MASYARAKAT PEMBUKAANYA HINGGA SAAT INI BELUM ADA TANDA-TANDA AKAN DIBUKA UNTUK UMUM

         Pintu pagar Lintas Batas dientikong  yang masih tertutup bagi masyarakat yang akan keluar negeri/Malaysia

Kenaman, 1 Septemeber 2020             Seperti kita ketahui beberapa bulan lalu kita dihebohkan oleh pandemi covid-19 yang melanda Indonesia bahkan dunia yang mengakibatkan lumpuhnya sektor perekonomian dunia dan tak terkecuali Indonesia yang ikut juga menjadi korban keganasan virus corona tersebut sampai-sampai pintu masuk antar negara juga ditutup dan tidak boleh ada aktifitas masyarakat selain petugas.

Pantauan jurnalis ke PLBN ENTIKONG 31/09/2020 memperlihatkan belum adanya tanda-tanda kapan pintu border perbatasan entikong akan dibuka untuk umum, ini semua karena belum ada kepastian kapan pandemi covid akan berakhir sehingga masyarakat yang sudah terbiasa mencari rejeki didaerah perbatasan tersebut menjadi terganggu.

Tempat warga masyarakat perbatasan berjualan kini tampak sepi bahkan nyaris tak ada aktifitas yang biasanya ramai pengunjung

Bukan hanya pemerintah Indonesia yang melarang masyarakatnya berkunjung kemalaysia, pemerintah Malaysiapun melarang warganya berkunjung ke Indonesia karena takut tertular virus corona tersebut terkecuali masyarakat yang akan pulang kenegeri asalnya  yang diperbolehkan melintas itupun dengan pemeriksaan ketat, hal tersebutlah yang membuat perekonomian masyarakat perbatasan menjadi anjlok karena kita ketahui kedua negara yang berbatasan tersebut menjadi tempat niaga kedua negara selain aksesnya yang sangat dekat juga masyarakatnya banyak yang sudah mengenal satu dengan yang lainnya sehinga mempermudah akses berniaga mereka dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda kapan pintu perbatasan akan dibuka resmi untuk masyarakat umum.

Semoga pandemi covid-19 ini bisa segera berakhir dari indonesia agar masyarakat bisa beraktifitas kembali seperti biasa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang terpuruk saat ini.

 

dari perbatasan jurnalis desa kenaman@M.Risky Parasetio melaporkan “mari kita selalu mematuhi protokjol kesehatan”

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan