MUSDESUS VALIDASI,FINALISASI, DAN PENETAPAN BLT DD,PERUBAHAN APBDes/RKPDes

 

Kenaman, 19 Mei 2020        Pandemi covid-19 memang sangat terasa sekali oleh dampaknya berbagai lapisan masyarakat dibelahan dunia,  dan tak terkecuali di Indonesia virus corona tersebut memang sangat dahsat sekali sehingga berdampak pada perekonomian baik yang kaya maupun yang miskin semua merasa akibat virus covid -19 tersebut sehingga pemerintah harus berusaha bagaimana mengatasi perbaikan ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid-19 tersebut agar masyarakat yang dilarang untuk beraktifitas selalu cukup kebutuhannya dirumah.

Dampak pandemi covid-19 tersebut juga dirasakan oleh Pemerintah Desa, seperti di Desa Kenaman Kecamatan sekayam Kabupaten Sanggau yang mana harus memangkas beberapa kegiatan pemabangunan demi untuk membantu kegiatan covid-19 dengan memberi BLT kepada masyarakatnya melalui Dana Desa yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan pagi tadi Selasa, 19/05/2020 telah diadakan Musyawarah Desa Khusus Validasi,Finalisasi, dan Penetapan BLT DD, Perubahan APBDes/RKPDes yang kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Teknis Kabupaten,Pendamping PKH, Staf BPMDes Kabupaten Sanggau, PJ Kades,Ketua BPD,Babinkantibmas,Babinsa,Para Kadus,RT,Tokoh Adat,Tokoh Pemuda,Tokoh Wanita dan Staf IT Desa Broadband Kenaman dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai pandangan tentang bantuan-bantuan kepada  masyarakat yang selama ini menjadi dilema karena nama yang tertera menerima bantuan tersebut terkadang tidak sesuai dengan kateria itu adalah nama yang disampaikan langsung dari Kemensos bahkan nama yang sudah meninggalpun muncul didaftar inilah yang memicu kegaduhan dimasyarakat, untuk penerima BLT Dana Desa yang bersumber dari pusat untuk desa kenaman hanya bisa dipergunakan 25% karena Dana Desa tersebut masih dibawah 800 Juta sehingga kalau dihitung sangat lah jauh dari apa yang diharapkan masyarakat yang menginginkan keadilan bisa untuk mendapatkan uang tersebut secara merata dan banyak sekali pertanyaan dari peserta rapat yang menginginkan agar uang tersebut dibagi rata biar sedikit yang penting dapat semua karena dampak dari covid-19 juga merata, namun karena aturan hukum sudah baku dan tidak boleh dilanggar sehingga mereka yang mendapat hanya beberapa kk saja dari 600 lebih kk yang ada didesa kenaman 600 ribu selama 3 bulan inilah yang akan berdampak nanti ketika saat pembagian BLT semoga Pemerintah membuka mata bagaimana melihat nasib masyarakatnya yang tidak menerima dana tersebut dan agar data yang belum menerima selalu diabded dipusat.

Semoga virus Corona tersebut segera berakhir agar kehidupan perekonomian masyarakat bisa berjalan sebagaimana bisanya dan tidak ada lagi pembatasan terhadap kegiatan masyarakat sehingga mereka bisa menafkahkan keluarga mereka kembali.

 

Dari Desa Kenaman Kontributor Desa @ M.Risky Parasetio melaporkan ” ingat selalu ikuti protokol Pemerintah untuk memutuskan rantai virus corona ”

Nb : mohon nmaaf untuk sementara dokumentasi tidak bisa ditampilakn karena ada ganguan teknis server pusat

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan