MASIH ADANYA PARA MASYARAKAT INDONESIA YANG PULANG DARI NEGARA MALAYSIA DITENGAH MEREBAKNYA COVID19

Beberapa tenaga kerja asal WNI yang baru keluar dari negara Malaysia terlihat ada yang membawa anaknya yang masih kecil

Kenaman, 25 Maret 2020       Ditengah merambaknya covid-19 atau yang kita kenal dengan nama virus corona terasa sangat mengerikan ini dikarenakan isu yang disebarkan lewat medsos begitu hangat sehingga sempat membuat panik masyarakat kita, namun ditengah kegalauan masyarakat akibat takut dengan virus corona negara malaysiapun banyak memulangkan para TKI kita karena dampak virus corona dinegara merekapun seakan menjadi momok buat negara malaysia, seperti kemarin (24/03/2020) masih banyak para TKI yang pulang melewati pintu PLBN entikong bahkan ada yang membawa anaknya yang masih kecil dan meeka langsung diperintahkan untuk diperikasa secara intensip agar tidak terjadi permasalahan dengan kesehatan mereka setelah pulang kekampung mereka.

Para tenaga kerja asal WNI seang menungu pemeriksaan kesehatan di PLBN entikong

Begitu hebatnya berita dimedia sosial tentang virus corona membuat masyarakat sempat panik, namun di kalimantan barat sendiri para sesepuh adat juga ikut berpartisipasi membantu pemerintah menangani viruc corona dengan cara adat tradisi mereka masing-masing dan harapan kita semoga dengan adat tersebut dapat menenangkan kan warga mereka masing-masing karena sejak dari jaman nenek moyang kita sudah diajari gaya hidup sederhana, atau yang kita kenal dengan pola hidup sehat serta selalu menghormati alam dan menjaganya serta isi mahkluk hidup yang ada didalamnya.

Sering terjadinya wabah yang menimpa kita sehingga kita tidak sadar ada apa sebenarnya, dampak virus corona terjadi karena awal dinegara tirai bambu china mengkomsumsi hewan hutan secara tidak wajar setelah itu diputar baliklagi ceritanya ke permasalah lain sehinga membuat masyarakat semakin panik apa lagi virus tersebut boleh dikatakan sangat mematikan dengan cepat dan semakin membuat masyarakat takut, dan apabila kita kaji ditengah masyarakat yang penduduknya masih alami, hutan masih terjaga, habitat dihutan juga masih terjaga seharusnya mereka tidak panik karena suasana di kampung mereka masih ASRI alami dan tentram namun karena masyarakat sudah dengan cepat mendapat berita dari alat elektronik mereka seperti HP,Televisi dll sehinga mereka sangat panik dan ditengah kepanikan warga membuat para sesepuh adat ikut turun tangan membantu Pemerintah untuk menangani dampak virus corona dengan cara adat mereka sendiri.

ini adalah salah satu contoh adat budaya dayak entikong tolak sampar virus corona kemarin (24/03/2020)

Dan saat ini kita juga ikut prihatin dengan wabah tersebut karena dapat melumpuhkan perekonomian masyarakat yang mana mereka juga pasti sepi pendapatan sedangkan yang bekerja di negara lain, mereka juga harus dipulangkan karena tempat bekerja mereka ditutup sehingga mereka juga harus pulang kampung halamannya.

Para pekerja asal indonesia yang baru pulang dari negara malaysia setelah melewati pemeriksaan kesehatan baru lah mereka di ijikan keluar

Apapun dampak yang masyarakat kita hadapi saat ini marilah kita bersama memberi semangat atau pemahaman kepada mereka agar jangan terlalu panik dengan keadaan sekarang sehingga larut dalam kepanikan, mari kita sampaikan kepada mereka bagaimana cara menghindari keluarga dari virus tersebut seperti salah satunya yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat semoga dengan hal-hal yang positif kita sampaikan kepada masyarakat dapat menghidari kita semua dari wabah virus corona tersebut.

 

Kontributor desa kenaman@ M.Risky Parasetio melaporkan dari PLBN Entikong

Biarkan kami bekerja dilapangan untuk melaporkan informasi untuk anda, Anda tetap dirumah saja demi kami”

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*