JALUR PINTU MASUK MALAYSIA-INDONESIA YANG DILALUI MASYARAKAT DENGAN BERJALAN KAKI DIKAMPUNG SEGUMON JUGA DITUTUP MASYARAKAT BERSAMA APARAT DAN PEMERINTAH

Masyarakat kampung segumon beserta aparat yang sedang memagar pintu masuk ke malaysia

Kenaman, 19 Maret 2020            Bukan hanya diborder PLBN Entikong yang ditutup namun pintu masuk yang sering dipergunakan masyarakat dengan berjalan kaki pun ditutup, seperti yang dilakukan pagi tadi di kampung segumon telah diadakan penutupan pintu masuk dengan bahan kayu seadanya.

Kegiatan penutupan pintu masuk dikampung segumon tersebut diikuti oleh aparat Pemerintah,TNI,  POLRI dan masyarakat setempat yang mana penutupan jalur tersebut dilakukan seiring merbaknya virus covid-19 kepada masyarakat khususnya masyarakat segumon dan masyarakat lainnya karena jalur pintu masuk dikampung segumon tersebut hanya bisa dipergunakan dengan berjalan kaki dan kurangnya pengawasan dari pihak keimigrasian,Bea Cukai dan petugas kesehatan sehinga sangat rawan sekali dilintasi orang dengan bebas.

Masyarakat bersama pihak Keamanan dengan sukarela secara gotong-royong menutup jalur masuk Malaysia-Indonesia dikampung segumon

Virus covid-19 sangatlah mengempar belahan dunia bahkan sampai saat ini korban dari virus tersebut semakin betambah, maka tidak lah heran kalau masyarakat kampung juga waspada terhadap masuknya orang yang membawa virus tersebut ke kampung mereka dan salah satu cara untuk memutus rantai penularan virus tersebut hanyalah dengan melarang orang berpergian sementara waktu keluar negeri atau orang asing yang akan masuk melalui jalur  lintas batas yang ada dikampung segumon tersebut, selain dengan melakukan penutupan pintu masuk lintas batas tersebut masyarakat juga dianjurkan untuk melakukan pola hidup sehat dengan selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan baik dan bersih, apa lagi saat bersentuhan atau berjabat tangan dengan orang yang tidak kita kenal.

Masyarakat bersama TNI dan POLRI dengan semangat menutup jalur perbatasan dikampung segumon

Sangat wajar sekali apa yang dilakukan warga masyarakat kampung segumon tersebut dengan menutup jalur lintas batas yang dipergunakan pejalan kaki karena didaerah tersebut tidak ada pasilitas kesehatan yang pergunakan untuk mendeteksi orang sehinga sangat rawan sekali jika ada orang asing yang masuk tidak bisa terdeteksi.

semoga dengan menutup semua jalur masuk dari luar negeri kita dapat memutus rantai penularan virus corona tersebut masuk ke Indonesia.

 

Dari perbatasan Malaysia-Indonesia di Kampung Segumon Kontributor Desa Kenaman @Karmila Ana Paula melaporkan

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan