KOORDINASI DENGAN BPN SANGGAU TENTANG SERTIFIKAT PROGRAM PTSL YANG TERDAPAT KEKELIRUAN DALAM PENCETAKAN

Koordinasi dengan petugas BPN Kabupaten Sanggau tentang sertifikat yang bermasalah program PTSL

Kenaman, 11 Desember 2018

Program pemerintah yaitu PTSL saat ini sedang digalakkan dan menjadi incaran masyarakat karena dengan program inilah biaya pembuatan sertifikat tanah bisa gratis, mengingat program PTSL tersebut diperuntukkan bagi masyarakat didaerah pedesaan terutama mereka yang tidak mampu membuat sendiri.

Untuk didesa kenaman sendiri sudah dilaksanakan program PTSL mulai tahun 2017 dan 2018, dan untuk tahun 2017 sertifikat sudah terbit serta sudah dibagikan kemasyarakat namun dalam perjalanan kegiatan tersebut banyak menuai kendala dalam penerbitan sertifikat seperti objek kurang ukuran, nama pemilik salah dan masih banyak kendala yang lain namun untuk menampung laporan dari masyarakat tentang kendala tersebut pihak Pemerintah Desa Kenaman yang dalam hal ini diwakili ibu Nova dan Ibu Nora tadi siang berkoordinasi dengan pihak BPN Kabupaten Sanggau tentang solusi permasalahan tersebut dan dalam penjelasan pihak BPN yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Bedi mengungkapkan bahwa kegiatan program PTSL tersebut memang semua rata-rata bermasalah ini dikarenakan selain target waktu yang singkat dan banyaknya berkas yang masuk dan tidak terkaver semuanya, tapi bagi masyarakat yang terdapat kekeliruan dalam percetakan sertifikatnya tidak usah khawatir silahkan daftarkan sertifikat yang bermasalah ke kantor desa setempat dengan menyerahkan sertifikat aslinya untuk diperbaiki oleh BPN Kabupaten Sanggau ini khusus yang program PTSL.

Untuk tanah yang terkena baik itu HGU maupun Hutan Kawasan sertifikatnya tidak bisa diterbitkan, kemudian untuk lahan Masyarakat yang belum terukur silahkan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk diusulkan kembali siapa tau ada program-program yang sama.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*