PETANI DESA KENAMAN MENERAPKAN SISTEM TANAM LEGOWO 4:1

Petani sedang membuat garis tanam 4:1  sistem legowo

Kenaman, 29 Oktober 2018

Untuk mengubah kebiasaan para petani lokal memang perlu waktu karena mereka memang sudah terbiasa bekerja dengan cara simpel dan tidak mau repot seperti contoh saat mereka memasuki musim tanam dimana mereka membuat sawah tanpa mengolah tanah dengan baik sehingga hasil yang mereka peroleh terkadang tidak sampai pada musim tanam berikutnya.

Di Desa Kenaman sendiri masih banyak petani yang mengunakan sistem tanam tradisional atau tanpa mengolah tanah, namun sudah ada beberapa petani yang mulai mengikuti sistem tanam dengan mengolah tanah seperti contoh pak suhaimi beliau sudah mengolah tanah sawahnya dengan handtraktor dan kini beliau juga sudah melaksanakan sistem tanam legowo 4:1

Pak suhaimi sedang menanam padi dengan sistem legowo

Beliau juga berharap para petani yang lain bisa bersama-sama menggarap sawah dengan cara mengolah tanah serta perawatan padi dengan baik seperti pemupukan yang teratur, ketika dikonfirmasi pak suhaimi mengatakan bahwa beliau mengunakan sistem tanam legowo karena dari segi perawatan padi sangat mudah seperti pemupukan serta pengendalian hama dan saat ini beliau menanam padi jenis unggul ( siherang) berumur 100 hari  sudah panen.

Semoga petani lain dapat mencontoh apa yang dilakukan pak suhaimi dalam mengolah tanah sawahnya karena sistem tradisional tanah sawah tidak diolah hanya akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan