SEMANGAT PETANI SEMAKIN TINGGI DENGAN ADANYA LEM

Petani  yang sedang membersihkan kebun ladanya

Kenaman, 1 Oktober 2018

Ekonomi Masyarakat saat ini memang terasa semakin jauh menurun apalagi para petani yang hanya mengandalkan hasil pertanian dan perkebunan dimana kita ketahui semua harga disektor perkebunan jauh menurun sehingga usaha para  petani banyak yang merugi karena jumlah pengeluaran untuk perawatan tidak berimbang dengan pemasukan harga, di Desa Kenaman sendiri banyak petani yang mengeluh murahnya harga Komoditi perkebunan seperti contoh harga buah lada hitam yang semula mencapai Rp. 90.000 dan saat ini hanya berkisar Rp. 28.000 itu pun banyak pengepul yang tidak mau membeli, buah kelapa sawit yang semua harga mencapai Rp. 1.500 sekarang hanya tinggal Rp. 800 Itu pun banyak penampung yang menolak membeli karena pabrik sudah tidak menampung lagi, beruntung saat ini didesa kenaman sudah dibentuk Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) sehingga dapat memicu semangat para petani untuk bangkit kembali mengurus kebun mereka

Semoga para pengurus LEM benar-benar bisa memanfaatkan situasi seperti ini karena harapan kita dengan adanya LEM semua harga Komoditi disektor perkebunan dapat semakin baik karena harga ditentukan kedua belah pihak, tidak seperti pengepul atau tengkulak harga hasil perkebunan ditentukan semau mereka tanpa melibatkan petani, semoga Lembaga Ekonomi Masyarakat bisa berkembang seiring semakin meningkatnya dukungan masyarakat melalui minat usaha petani untuk berusaha dibidang perkebunan.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan