BUPATI SANGGAU MEMBUKA ACARA WAYANG KULIT DALAM RANGKA MEMPERINGATI 1SYURO DIKECAMATAN SEKAYAM

 

Bupati Sanggau memperkenalkan SKPD yang hadir saat membuka wayang kulit di Kec. Sekayam

Kenaman, 16 september 2018    Dalam rangka memperingati 1Syuro di Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau para paguyuban suku Jawa mengadakan acara wayang kulit campur sari, Kegiatan yang dilaksanakan di gedung putsal tersebut sangat meriah karena selain dihadiri oleh paguyuban suku Jawa dari Balai Karangan juga dihadiri dari beberapa paguyuban Jawa dikabupaten Sanggau, acara wayang kulit campur sari yang diadakan setiap tahun khusus dikabupaten Sanggau sudah lima kali diselenggarakan dan yang keenam di Balai Karangan dibuka langsung oleh Bapak Bupati Sanggau Paolus Hadi. SIP, M. Si dan dalam sambutannya beliau mengimbau agar para suku Jawa dapat melaksanakan kegiatan budaya selayaknya seperti suku-suku lain yang ada dikabupaten Sanggau yang penting selalu menjaga persatuan dan kesatuan ditanah Dara Nante sebutan untuk Kabupaten Sanggau, Suku Jawa menempati suku terbanyak nomor tiga dikabupaten Sanggau setelah Suku Dayak dan Suku Melayu harapan Bapak Bupati Budaya Jawa juga dapat membuat vestifal budaya Jawa seperti perlombaan adat jawa, hadir juga dalam acara tersebut Bapak Camat Sekayam Mangaranap Siahaan. SH beliau juga berpesan agar masyarakat selalu mencintai budaya indonesia dan berharap agar para suku-suku lain khusus di kecamatan Sekayam bisa mencontoh adat budaya suku Jawa yang dikemas sedemikian rupa sehingga nilai-nilai historis dapat dinikmati berbagai kalangan

Bapak Camat Sekayam Mangaranap Siahaan. SH sedang memberikan sambutan pada acara wayang kulit campur sari

Para penonton yang menyaksikan acara wayang kuli campur sari

Semoga dengan adanya kegiatan wayang kulit campur sari yang pertama kali didada di kecamatan Sekayam dapat mengugah para suku-suku lain untuk menggali adat budaya yang selama ini belum pernah ditampilkan sehingga bisa menambah kekayaan khazanah budaya Nusantara kita.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*