KABAR PASAR TRADISIONAL BALAI KARANGAN HARI INI

Komoditi sayuran yang dijual dipasar tradisional Balai Karangan

Kenaman, 2 September 2018    Komuditi sayuran merupakan salah  satu yang diminati oleh masyarakat pada umumnya karena selain murah juga mudah didapati dan seperti yang kita lihat pasar sayur selalu ramai dikunjungi masyarakat pembeli Para pembeli selalu ramai untuk berbelanja keperluan dapur seperti sayur-sayuran

Untuk Komuditi berbagai jenis sayuran pasar tradisional Balai Karangan harga cukup stabil mengingat sudah memasuki musim pengujian Para petani sudah banyak yang menanam sayuran tidak seperti beberapa minggu yang lalu saat musim kemarau sayuran sangat sulit didapat karena banyak petani yang enggan menanam sayur, dan yang tak kalah penting adalah harga daging yang sedikit turun seperti yang di sampaikan Bapak H. Jamal salah satu pedagang penjual berbagai jenis daging saat ditemui di tempat jualannya mengatakan bahwa harga daging relatif turun H. Jamal salah satu penjual daging dipasar tradisional Balai Karangan

Harga tersebut dipengaruhi oleh biaya transportasi dan ketersediaan barang contoh ayam putih dan ayam merah yang semula harga Rp. 40.000/Kg kini turun menjadi Rp. 35.000/Kg Itu pun didatangkan dari luar Kecamatan Sekayam sedangkan untuk peternak lokal semuanya sudah tutup akibat tidak mampu bersaing dengan peternak dari luar karena pengaruh pada pakan yang harganya sangat tinggi yaitu Rp. 380.000/karung s/d Rp. 400.000 sebetulnya permasalahan ini sudah cukup lama terjadi terutama harga pakan, namun nampaknya tidak ada respon dari pemerintah untuk melihat permasalahan ini sehingga peternak lokal tetap tidak bisa berbuat banyak dan semoga kedepannya Pemerintah bisa menurunkan harga pakan ternak yang sangat tinggi serta bisa mencari alternatif dengan membuka pabrik pakan ternak didaerah perbatasan terutama di kecamatan Sekayam khususnya di Desa Kenaman karena untuk Komoditi tanaman jagung hibrida susah ditanam di daerah desa kenaman dan tidak lama lagi akan panen

Areal jagung hibrida yang siap panen

Dan jika pemerintah jeli melihat permasalahan pakan ternak yang harganya sangat tinggi maka salah satunya mendirikan pabrik pakan karena untuk bahan utamanya yaitu jagung sudah siap ditempat dengan harga dari petani lokal cukup murah dan dengan secara tidak langsung petani pun menanam jagung tidak cuma-cuma diberi bantuan karena sudah ada gudang penampung.

Untuk saat ini khususnya dikecamatan Sekayam para petani sedang digalakkan menanam jagung hibrida dan untuk mengimbangi dari hasil panen petani Pemerintah juga harus bisa mendirikan gudang penampung sekalian pabrik pengolah pakan ternak khususnya pakan ayam.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan