ASAP MASIH MENGISI WAJAH PERBATASAN

Ini lah asap petani yang sedang membakar ladang mereka

Kenaman, 9 Agustus 2018.    Tradisi bakar ladang akan sering kita jumpai pada bulan Agustus dimana pada bulan tersebut kemarau akan tiba disini waktunya para petani tradisional membakar ladang mereka, tidak bisa kita pungkiri sebenarnya mereka juga paham akan aturan namun di sisi lain para petani tradisional selain sudah merupakan tradisi mereka juga tidak memiliki lahan sawah untuk ditanam padi dan apabila lahan ladang mereka tidak dibakar maka mereka susah untuk mengolahnya karena padi akan tumbuh subur diatas sisa abu kayu yang terbakar, dan jika petani tidak membakar ladangnya, mereka harus mengolah tanah sedemikian rupa dan tidak mungkin harus berjibaku dengan pacul sedangkan lahan mereka cukup besar jadi sudah jelas disini jika Pemerintah ingin menghentikan pembakaran ladang petani, pemerintah juga harus memberi solusi yaitu dengan menyiapkan Alat-alat Pertanian seperti traktor pengolah tanah, pupuk dsb.

Dan didalam pemberian bantuan harus benar-benar dikawal jika ingin bantuan kepada petani sampai dengan baik, karena selama ini banyak bantuan yang diterima oleh petani tidak layak karena tidak sesuai kebutuhan dan disini kami menyampaikan agar pihak pemerintah mengawal jika ada bantuan kepada para petani agar tidak ada pungli yang merugikan pihak petani.

Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*