RITUAL MENDINGINKAN SUASANA DI SMKN 1 ENTIKONG SETELAH TERJADI KEHILAPAN SEORANG GURU KEPADA SALAH SATU MURIDNYA

Seorang tukang pamang sedang membaca ritual adat dayak untuk mendinginkan suasana di SMKN 1Entikong pagi tadi

Kenaman, 9 Juni 2018  Dunia pendidikan sudah tidak asing lagi sering terjadi nya kekerasan bahkan sampai ada yang berurusan ke pihak yang berwajib dan terkadang kita sendiri merasa bingung ada apa sebenarnya sehingga sering terjadinya kekerasan oleh seorang guru, seperti yang kami telusuri disalah satu sekolah yaitu SMKN 1Entikong beberapa hari lalu terjadi kehilapan terhadap anak didik mereka sendiri dimana menurut informasi dari seorang guru yang bersangkutan dalam wawancara kami mengungkapkan kekesalannya terhadap anak didiknya yang memposting isteri nya yang juga seorang guru disekolah tersebut dengan mengatakan isterinya seorang yang berperilaku tidak baik maaf (Lonte)  hal itulah yang menyebabkan dia naik pitam dan diluar kesadaran dia menganiayai muridnya beruntung tidak terlalu parah dan dapat diamankan, kemudian untuk selanjutnya hal tersebut tidak diperpanjang oleh kedua belah pihak dan guru tersebut mengaku kehilapannya sehingga dewan guru hanya memberi sanksi adat agar tidak terulang kembali karena bila dilihat dari kronologis seorang anak bila sudah berani memposting seseorang dengan kejelekan apa lagi didunia maya maka bisa terkena undang-undang ITE namun seorang guru tersebut tidak mau memoerpanjangkan permasalahannya dan pagi tadi telah diadakan ritual adat dayak untuk mendinginkan serta mengembalikan semangat masyarakat sekolah tersebut agar tidak terulang kembali kejadian tersebut, ritual tersebut dihadiri dewan guru dan para siswa serta orang tua murid yang kebetulan mengambil raport anaknya juga menyaksikan kegiatan tersebut

  1. Para dewan guru dan siswa juga menghadiri kegiatan ritual adat pendingin suasana dengan hikmah

    Dari permasalahan tersebut diatas mari sama-sama kita mengambil hikmah dari kejadian tersebut karena jaman sekarang semua anak-anak sudah pandai memegang hp, sebagai orang tua mari kita saling mengingatkan kepada mereka agar jangan salah guna kan hp apa lagi dengan sengaja memposting gambar serta membuat berita yang belum tau kebenaran nya karena akan mengakibatkan kita berurusan dengan pihak yang berwajib.

    Kontributor desa kenaman M. Risky Parasetio

1 Comment

Tinggalkan Balasan