panen raya jagung di desa Kenaman

Desa Kenaman-Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, Pertanian dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau melaksanakan panen raya jagung di di desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Rabu (30/8/2017).

Panen raya ini dalam rangka mendukung pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor.
Selain itu, sekitar 50 orang petani yang ada di Kecamatan Sekayam mengikuti panen yang juga dihadiri, Kapusluh Kementan RI, Fathan, Kepala Balai pengkajian tehnologi pertanian Provinsi Kalbar Sigit Sapto Widodo, Kepala Dinas Pertanian THP Provinsi Kalbar Heronimus Hero, Kepala Dinas Hangpang Holtikan Kabupaten Sanggau, H John Hendri, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Herry Purwanto, Kepala Dispora Kecamatan Sekayam, Martinus Junaidi dan Camat Sekayam.

Camat Sekayam, Mangaranap Siahaan dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya program penanaman jagung ini dirasakan sekali manfaatnya oleh masyarakat.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan khususnya di daerah perbatasan. Saya mengimbau kepada para petani untuk konsisten dengan tanaman jagungnya, ” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perikanan (Dishangpang Holtikan) Kabupaten Sanggau, H John Hendri menyampaikan, Kabupaten Sanggau mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pertanian untuk melaksanakan penanaman 15 ribu hektar tanaman jagung.
Dikatakannya, tanaman jagung di perbatasan sangat menjanjikan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan dalam rangka ekspor.

“Semoga dengan panen perdana ini para petani jagung dapat termotivasi untuk menanam jagung dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah perbatasan khususnya melalui tanaman jagung, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengkajian Tekhnologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalbar Sigit Sapto Widodo menyampaikan panen raya jagung ini merupakan percontohan yang merupakan dukungan untuk mewujudkan lumbung pangan berorientasi ekspor dari pemerintah untuk masyarakat di daerah perbatasan.

Untuk hasil yang maksimal, Ia menyarankan petani untuk menggunakan jagung komposit lamuru. Karena jagung ini banyak keuntungan dan kemudahannya yaitu tahan terhadap kekeringan dan tahan terhadap penyakit.

“Hasil panen jagung ini diperkirakan 6,9 ton per hektar dengan luas tanam 7 hektar sehingga dapat disimpulkan bahwa tanaman jagung di Kecamatan Sekayam cukup produktif dan menguntungkan jika dikelola dengan baik, ” katanya.

Sumber : Tribun Pontianak

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan